Lonjakan Kasus Terjadi di Malang Menyentuh Angka 1.285 Kasus

  • Share

Pada tahun 2021 akhir, beredar kabar jika di Amerika telah ditemukan sebuah kasus baru yaitu kemunculan virus Covid-19 versi Omicron tanpa memunculkan gejala. Hal ini dikabarkan meyumbang peningkatan jumlah penderita secara signifikan. Tidak berselang lama, di indonesia juga ditemukan kasus serupa.

Lonjakan Kasus Terjadi di Malang

Meski di awal tahun 2022 ini kegiatan di luar rumah mulai dilonggarkan, akan tetapi karena banyaknya ditemukan kasus orang terjangkit Covid-19 versi Omicron, dikabarkan ditutup kembali. Hal ini karena penyebarannya disebut-sebut lebih cepat dari sebelumnya.

Salah satu wilayah di Indonesia yang terdampak adalah Malang, Jawa Timur dengan jumlah kasus tercatat mencapai angka 1.285 kasus. Berdasarkan data dari Dinas Kominfo Jawa Timur per tanggal 7 Februari 2022, setidaknya telah terjadi penambahan 2 kasus dengan total jumlah 811 kasus.

Data di atas merupakan jumlah kasus yang terdapat di Malang Kota, sedangkan di Kabupaten malang terdata sebanyak 474 kasus dengan penambahan setiap harinya 6 kasus. Kecepatan penyebaranya cukup mengkhawatirkan apalagi untuk wilayah-wilayah padat penduduk.

Masyarakat diimbau untuk terus menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran untuk menghindari adanya ledakan kasus seperti yang telah terjadi beberapa waktu lalu. Jika terus mengalami kenaikan, kemungkinan besar pemerintah setempat akan menutup kembali sekolah-sekolah dan tempat-tempat umum lainnya.

Baca juga :  Seputar Corona : Kasus Omicron RI Mencapai 1.161 Kasus, 10 Jemaah Umroh RI Probable Omicron hingga Sorotan dari WHO

Berdasarkan catatan yang didapatkan, pada tanggal sama setidaknya penambahan kasus mencapai 92 orang di Malang Kota. Total jumlahnya mencapai 17.064 pasien terkonfirmasi terjangkit Virus Covid-19 varian Omicron dan varian sebelumnya.

Masih dihari yang sama, penambahan juga terjadi di Kabupaten Malang yang tidak kalah mencengangkan karena jumlah warga terkonfirmasi Covid-19 mencapai angka 15.403. Berdasarkan informasi penambahan kasus per tanggal tersebut berada di angka 69 pasie.

Usaha perawatan maksimal terus dikerahkan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang menjangkit masyarakat. Hasilnya pasien sembuh juga tidak kalah tinggi yaitu sekitar 75 orang untuk daerah Kabupaten Malang. Sedangkan wilayah Kota Malang ada setidaknya 94 pasien dinyatakan sembuh dan beberapa diantaranya dibolehkan pulang dengan syarat dan ketentuan khusu.

Hingga saat ini telah terdata setidaknya pasien sembuh sudah berjumlah hingga 15.118 pasien dengan perawatan intensif. Setelah dilakukan pengecekan kesehatan, orang-orang yang memenuhi persyaratan dibolehkan pulang namun tetap harus melaporkan kesehatannya secara berkala.

Baca juga :  Jus atau potongan buah? Ini adalah efek berbeda yang ditimbulkannya pada tubuh Anda

Penerapan protokol kesehatan ketat perlu dilakukan baik untuk pasien yang baru sembuh dari Covid-19 ataupun setelah melaksanakan vaksin dari semua tahapan baik booster sekalipun. Sebab tidak menutup kemungkinan masih dapat terjangkit varian terbaru.

Pada Varian Omicron disebut-sebut kebal terhadap vaksin sehingga kasus penyebarannya jauh lebih tinggi dari sebelumnya karena tidak disadari oleh penderita. Tidak hanya itu tingkat kemudahan berpindah dari yang satu ke lainnya cenderung semakin cepat.

Saat ini pemerintah masih memeprtimbangkan terkait bagaimana menyikpai pertumbuhan virus Covid-19 di Indonesia yang meningkat kembali. Jika data di lapangan terus menunjukkan kenaikan, kemungkinan besar seluruh kegiatan masyarakat dipusatkan di rumah seperti sebelumnya.

Padahal beberapa orang baru saja merasakan perekonomian yang mulai membaik setelah kasus lonjakan yang terjadi pada 2021 lalu. namun varian Omicron datang dan menjadi momok menakutkan berbagai lapisan masyarakat utamanya kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Hingga saat ini pemerintah terus memantau laju pertumbuhan virus baik di Jawa dan Bali ataupun wilayah lainnya. Tujuannya tentu agar bisa menekan laju pertumbuhan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.