Seputar Omicron : Pemkot Tangsel Perketat Jaga Jam Hingga DKI Terapkan Micro-lockdown

  • Share

Sorotan berita Omicron kali ini akan seputar Pemkot Tangsel yang akan memperketat jaga jam malam akibat bertambahnya kasus Omicron dan DKI yang menerapkan Micro-lockdown akibat 5 Kecamatan Jakarta masuk ke dalam zona merah Omicron.

Pemkot Tangsel Perketat Jaga Jam Hingga DKI Terapkan Micro-lockdown
Sumber Gambar : detik.com

Masing-masing dari kedua sorotan berita seputar Omicron di atas dijelaskan masing-masing pada artikel di bawah ini.

1. Pemkot Tangsel Bakal Perketat Jaga Jam Malam Pasca Bertambahnya Kasus Omicron

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali mengalami pertambahan kasus virus Corona (COVID-19) varian Omicron. Akibat hal tersebut, Pemkot Tangsel memutuskan untuk kembali memperketat penjagaan jam malam.

Saat dihubungi pihak wartawan pada hari Kamis (20/1/2022), Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan bahwa jumlahnya masih tetap delapan. Hanya saja, ada penambahan satu orang tapi yang sembuh juga ada satu untuk Omicron di Tangsel.

Benyamin juga menyampaikan bahwa penambahan kasus Omicron di wilayah Tangsel berlangsung secara bertahap. Dia menyebutkan bahwa delapan warganya yang terpapar Omicron sedang menjalani perawatan di tempat yang berbeda.

Terkait peningkatan kasus Omicron, Benyamin akan melakukan pengawasan ketat di tempat-tempat yang rawan akibat keramaian. Satu di antara tempat-tempat tersebut adalah rumah makan yang ditetapkan tutup pada jam 21.00. Untuk pengawasan, pihak keamanan akan patroli setelah jam 21.00.

Baca juga :  Alzheimer: Berikut Adalah Gejala Dan Tips Untuk Mencegah Penyebab Utama Demensia

Di tempat terpisah, Suhara Manullang selaku Koordinator RLC menegaskan adanya penambahan kasus positif COVID-19 yang luar biasa. Padahal, sebelumnya angka positif COVID-19 belum mencapai puluhan orang dalam satu hari.

Tapi kini, angkanya bahkan sudah mencapai puluhan orang. Umumnya orang-orang tersebut yang terkonfirmasi positif dalam satu hari. Oleh karena itu, Suhara meminta masyarakat yang positif tidak melakukan isolasi mandiri, tetapi langsung dibawa ke RLC.

2. 5 Kecamatan Jakarta Masuk Zona Merah Omicron, DKI Terapkan Micro-lockdown

Peningkatan kasus COVID-19 varian Omicron mengakibatkan beberapa kecamatan di DKI Jakarta masuk ke dalam zona merah. Akibatnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan bahwa DKI Jakarta akan menerapkan micro-lockdown.

Riza juga menyebutkan kalau pemerintah pusat hingga daerah sudah mengeluarkan aturan dan instruksi terkait penerapan malam PPKM. Hanya saja yang tidak kalah penting adalah memastikan aturan tersebut bisa berjalan dan dipatuhi.

Sekedar diketahui, DKI Jakarta adalah provinsi yang paling banyak menyumbang kasus Omicron. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, total sebanyak 988 orang mengalami kasus Omicron, sedangkan 663 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sedangkan sisanya yaitu 325 orang transmisi lokal.

Baca juga :  Praktik Joki Vaksin Terjadi di Semarang, Ditawari Upah Rp 500 Ribu

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, diketahui kalau pasien Omicron DKI Jakarta menyebar ke beberapa wilayah. Dalam hal ini, ada lima daerah yang dikategorikan berwarna merah oleh Kemenkes.

Tempat-tempat yang masuk kategori merah tersebut seperti Kalideres, Kebon Jeruk, Kebayoran Baru, Kecamatan Cilandak, dan Senen, biasanya memiliki 8 pasien Omicron.

Tempat-tempat yang masuk kategori kuning memiliki 1-7 pasien Omicron. Selain itu, ada beberapa wilayah lainnya yang berstatus hijau, seperti Menteng, Pulo Gadung, Pancoran, Kramat Jati, hingga Ciracas.

Daerah yang dijadikan berwarna hijau menunjukkan belum ada satupun laporan kasus Omicron yang ditemukan di sana. Hanya saja, masyakat tetap harus waspada dari Omicron, karen bisa saja wilayah yang tadinya tergolong kategori hijau,lantas berubah menjadi kuning atau kategori kuning, lalu naik ke ‘zona’ merah.

Dalam rangka menghadapi kasus Omicron yang terus meningkat, di harapkam masyarakat bersungguh-sungguh dalam menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, serta selalu memakai masker di manapun berada.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.