Varian Omicron Masuk Indonesia,Waspada!

Kita semua tentu sangat menyadari efek yang ditimbulkan oleh Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia. Terhitung sejak awal wabah tersebut melanda Indonesia, perlahan negeri kita bangkit dan melakukan berbagai upaya untuk mengatasinya.

Varian Omicron

Di tengah berbagai upaya yang dilakukan, kini muncul bahaya baru yang perlu diwaspadai. Bahaya tersebut adalah munculnya varian baru corona yang bernama varian Omicron. Varian baru ini pertama kalinya ditemukan di Afrika Selatan pada 24 November 2021 lalu.

WHO sendiri pada laman resminya menyebutkan kalau virus corona B.1.1.529 sebagai variant of concern (VoC) pada 26 November 2021. Selanjutnya virus tersebut dinamakan dengan varian Omicron. Dinyatakan sebagai Voc karena dikaitkan dengan Evolusi Virus (TAG-VE) yang terkadang memiliki dampak pada penyebarannya, seperti kecepatan penyebaran dan tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkan.

Seorang Pekerja Rumah Sakit Wisma Atlet Jakarta Terkonfirmasi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan adanya penemuan varian Omicron di Indonesia. Keberadaan Varian Omicron terkonfirmasi setelah salah seorang pekerja Rumah Sakit Wisma Atlet Jakarta berinisial N terkonfirmasi varian baru tersebut.

Diketahui kalau pasien tersebut merupakan pekerja pembersih di Rumah Sakit Wisma Atlet, Jakarta. Sebenarnya ada tiga orang yang diketahui positif corona, namun hanya pasien N yang diketahui positif terkena Varian Omicron.

Baca juga :  8 Cara Memutihkan Kulit Secara Alami Dengan Cepat

Menteri Kesehatan juga menyebutkan kalau pasien N tidak memiliki gejala COVID-19 sama sekali, tidak ada batuk dan tidak ada demam sama sekali.

Saat ini ketiga orang tersebut sedang menjalani dikarantina di Wisma Atlet dan sudah dilakukan tes COVID-19 kedua kalinya, dan hasil PCR yang didapatkan adalah negatif.

Kronologi Varian Omicron Pertama Kali di Indonesia

Salah seorang pekerja Rumah Sakit Wisma Atlet Jakarta berinisial N diketahui positif terkena COVID-19 dengan varian Omicron pada 15 Desember 2021. Untuk kronologinya, Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan :

  • Pada tanggal 8 Desember 202, tiga orang pekerja di Wisma Atlet positif terkena COVID-19.
  • Selanjutnya, pada tanggal 10 Desember 2021, sampel dikirimkan ke Kemenkes untuk pemeriksaan lebih lanjut. Badan Litbangkes Kemenkes juga melakukan genome sequencing terhadap sampel pasien N.
  • Setelah itu, pada tanggal 15 Desember 2021 setelah pengecekan dilakukan sebanyak dua kali, sudah dipastikan kalau pasien N terjangkit COVID-19 Varian Omicron. Sedangkan kedua pasien lainnya bukan varian omicron.
  • Lalu pada tanggal 16 Desember 2021, Menkes mengumumkan keberadaan pasien Omicron pertama di RI yang negatif corona.

Terdapat 5 Kasus Probable Omicron

Selain pasien N yang terkonfirmasi positif Varian Omicron, Menteri Kesehatan Budi juga mengumumkan adanya lima kasus probable Omicron. Disebut probable Omicron karena belum bisa dipastikan apakah positif COVID-19 Varian Omicron atau tidak.

Baca juga :  5 Cara Merawat Rambut Keriting Agar Selalu Mengkilap

Saat ini sudah ada lima orang yang menjalani test menggunakan tes PCR khusus. Sampel yang didapatkan sudah dikirim ke Badan Litbangkes dan sedang dilakukan run test WGS. Nanti tiga hari ke depan barulah hasilnya diketahui apakah kelima orang tersebut memang terjangkit COVID-19 Varian Omicron atau bukan.

Pemeriksaan menggunakan tes PCR khusus tersebut dilakukan kepada 2 orang warga negara Indonesia yang baru kembali dari Amerika Serikat dan Inggris, sedangkan 3 orang lainnya merupakan warga negara asing dari China yang datang ke Manado.

Pencegahan Varian Omicron

Terkait dengan keberadaan Varian Omicron, WHO menyebutkan sejumlah langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan corona, termasuk penularan varian baru tersebut. Langkah-langkah yang dimaksud adalah :

  • Jauhi ruangan yang memiliki ventilasi buruk atau tempat ramai.
  • Selalu memakai masker.
  • Buka jendela agar terjadi sirkulasi udara yang lancar.
  • Pastikan untuk selalu menjaga jarak fisik minimal 1 meter dari yang lain.
  • Ketika batuk atau bersin, tutup dengan tisu atau menggunakan siku bagian dalam.
  • Biasakan selalu mencuci tangan.

Demikianlah informasi mengenai keberadaan Varian Omicron di Indonesia dan langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.