Viral Pengendara Mobil yang Dirampok di Jaktim tapi Lapor Ditolak

  • Share

Sebuah video viral di media sosial baru-baru ini. Tayangan di dalamnya menunjukkan seorang wanita berinisial KM yang menjadi korban perampokan. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Sunan Sedayu, Jakarta Timur (Jaktim). Aksi perampokan ini tergolong nekad, karena dilakukan di jalanan yang ramai lalu lintas kendaraan.

Viral Pengendara Mobil yang Dirampok

Waktu itu sekitar pukul 18.45 WIB, korban datang dengan mengendarai mobil melakukan penarikan sejumlah uang di ATM. Naas, korban sudah diintai oleh sekawanan perampok yang mengendarai sepeda motor. Kejadian perampokan tersebut tidak lama setelah korban selesai menarik uang di ATM.

Setelah menjadi korban perampokan, wanita berinisial KM ini langsung melapor ke Polsek terdekat. Sayangnya, laporan tersebut ditolak dan tidak diterima.

Kronologi Perampokan

Wanita berinisial KM ini memosting sebuah video di akun Instagramnya. Video tersebut disertai narasi yang menyebutkan kronologi kejadian naas yang dialaminya. Video tersebut merupakan rekaman CCTV saat kejadian perampokan tersebut terjadi.

Dalam video tersebut terlihat korban saat itu diikuti oleh 2 sepeda motor setelah korban melakukan penarikan sejumlah uang di ATM. Salah satu motor terlihat bonceng dua, sedangkan motor yang satunya cuma sendiri. Salah seorang pelaku mendekati korban, lalu mengetuk kaca mobilnya. Kesannya terlihat sedang menyampaikan sesuatu kepada korban yang berkaitan dengan bagian belakang mobilnya. Dalam rekaman tersebut, terlihat korban turun dari mobil untuk melihat langsung kondisi bagian belakang mobilnya.

Baca juga :  Cara Merawat Gecko Biar Cepat Panjang

Sayangnya, korban tidak menyadari kalau kawan dari perampok tersebut sudah duduk dekat pintu mobil depan di bagian kiri. Ketika korban turun dari mobil untuk melihat langsung bagian belakang mobilnya, pelaku langsung membuka pintu sebelah kiri dan mengambil tas milik korban. Setelah berhasil mengambil tas milik si korban, mereka pun lantas pergi.

Awal kepergian mereka, si korban belum menyadari kalau dia sudah dirampok. Setelah beberapa saat melihat bagian belakang mobilnya, barulah si korban menyadarinya. Setelah mengalami insiden perampokan korban segera melapor ke polsek terdekat di sekitar Rawamangun. Sayangnya, laporan korban malah ditolak polisi.

Bukannya merespon keluhan korban, polisi justru memberikan saran kepada korban untuk pulang menenangkan diri dengan alasan percuma juga kalau mau dicari.  Bahkan, korban malah ditegur karena menarik uang banyak di ATM. Teguran tersebut disampaikan oleh oknum polisi tadi dengan nada yang tinggi.

Dalam tegurannya, polisi tersebut menyayangkan kenapa wanita tersebut memiliki banyak ATM. Sebab, hanya bikin repot dan potongan biaya admin lumayan banyak. Karena tidak terima dengan perlakuan polisi tersebut, korban akhirnya membagikan video dan kronologinya di akun Instagram miliknya.

Baca juga :  Digital Marketing, Landing Page, Website Makassar DigitalIndonesia.id

Dalam akun Instagramnya, KM menyatakan kekecewaannya atas sikap yang diperlihatkan oleh polisi tersebut. Ia berharap semoga tidak ada lagi polisi seperti itu di negara ini. Sebab bukannya membantu dengan segera bertindak, malah warga yang diomelin dan disuruh pulang. KM juga meminta tolong kepada pemerintah untuk bertindak tegas atas kasus yang menimpanya.

Sekedar mengingatkan, daerah Rawamangun ini memang rawan kejahatan. Oleh karena itu, sebaiknya masyarakat berhati-hati saat melintas atau beraktivitas di daerah tersebut.

Polisi yang Kurang Respon Tersebut Dihukum

Menanggapi adanya video yang viral tersebut, Kapolres Jakarta Timur (Jaktim) Kombes Erwin Kurniawan tidak mengingkarinya, bahkan terang-terangan menyatakan permintaan maaf di IG. Bahkan, dia menegaskan kalau polisi tersebut saat ini sudah dalam pembinaan di Polres Jakarta Timur.

Dia juga menyampaikan kalau pihak kepolisian lagi mengusut kasus tersebut. Kasusnya sudah ditangani oleh Reskrim Polsek dan sat reskrim Polres.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.