Headlines News :

BBM Tak naik, Beban APBN-P Tembus Rp 297 triliun

Chanelsatu.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Chatib Basri mengakui menaikan harga Bahan bakar Minyak merupakan keputusan tersulit yang harus dilakukan oleh pemerintah. namun, bila harga BBM tidak dinaikan, maka APBN Perubahan 2013 bisa menembus Rp 297 triliun. 

Sedangkan jika dinaikkan, subsidi BBM dalam APBN Perubahan 2013 hanya sebesar Rp 199 triliun. 

"Kalau tidak dinaikkan jadi Rp 297 triliun subsidinya. Itu kita membuat subsidinya naik dari Rp 193 ke Rp 199 triliun, hanya Rp 6 triliun. Kalau pemerintah tidak menaikkan itu akan naik dari Rp 193 triliun ke Rp 297 triliun," jelasnya saat ditemui wartawan di ruang sidang Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17/6/2013). 

Menurut Chatib, apabila tidak ada kenaikan harga BBM subsidi maka akan terus terjadinya penyelundupan BBM. Selain itu, konsumsinya juga bakal terus naik drastis, sehingga defisit anggaran bisa mencapai 3,8 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). 

"Angka subsidinya bisa Rp 297 triliun dan defisit anggarannya bisa mencapai 3,8 persen. Itu melanggar UU,"pungkasnya. 


Reporter : Ferdinan 
Editor : Beny Simanjuntak

338 Anggota DPR Setujui BBM Naik

Chanelsatu.com, JAKARTA - Sebanyak 338 suara anggota DPR menyetujui adannya perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Negarah Perubahan (APBN-P) 2013 ini. 

Dengan adannya persetujuan dari 338 anggota DPR yang diputuskan melalui hasil votting, bisa dipastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan mengalami kenaikan. 

Pantauan Chanelsatu.com di gedung DPR, Partai PDIP dengan 91 suara, PKS 51 suara, Gerindra 25 suara dan Hanura 14 suara dengan tegas menolak perubahan APBN-P tersebut. 

Sedangkan Partai Golkar dengan suara 143, kemudian Partai golkar dengan 98 suara, PAN 40 suara, PPP 34 suara dan PKB 23 suara secara bulan mensepakati adannya perubahan APBN-P yang akan ditandai dengan kenaikan BBM. 

Postur APBN-P 2013 disiapkan untuk menunjang rencana pemerintah mengurangi subsidi BBM. APBN-P 2013 juga memuat kompensasi dari kenaikan harga BBM meliputi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (Balsem) untuk rakyat miskin sebesar Rp 150 ribu per kepala keluarga selama 4 bulan. 


Reporter : Ferdinan 
Editor : Beny Simanjuntak

BBM Belum Naik, Pemerintah Catat Ada Operator Curi Star

Chanelsatu.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Soeroyo Alimoeso mengungkapkan, kondisi ini memang sudah biasa terjadi menjelang kenaikan harga BBM Harga bahan bakar minyak (BBM) belum ditetapkan naik oleh pemerintah, namun sudah ada beberapa operator angkutan umum yang menaikkan tarifnya alias curi start.

Kondisi ketika harga BBM belum naik, namun para pengusaha angkutan sudah curi start untuk menaikan tarifnya. 

"Kebiasaan kita itu, ada yang sudah warming up (pemanasan) dulu. Sama kaya daging sapi lah, sudah naik kan?" kata Soeroyo saat ditemui di Hotel Citra Grand, Karawang, Jawa Barat, Senin (17/6/2013). 

Sayangnya Soeroyo tidak bisa menyebutkan operator mana yang telah mendahului ketetapan kenaikan harga BBM tersebut. 

"Tapi saya nggak mau menyebutkan di mana, ada di beberapa wilayah lah," lanjutnya. 

"Untuk angkutan jalan mulai dari 2009 sampai sekarang belum menggunakan tarif dasar, di satu sisi sparepart tinggi sekali. Ini akan kita cek," katanya. 

Ia juga berpesan agar masyarakat tidak panik dengan adanya rencana kenaikan harga BBM. Justru hal ini akan memicu kenaikan produk lain lebih awal. 

"Sebenarnya masyarakat tidak usah panik. Kalau panik itu dimanfaatkan oleh oknum," katanya. 


Reporter : Ferdinan 
Editor : Susi Handayani

HOT TOPIK

 
Copyright © 2012. Chanelsatu.com - All Rights Reserved